09 Maret 2010

Pengurus Lapmi Cabang Yogyakarta Resmi Dilantik


Yogyakarta – Pengurus Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Yogyakarta periode 1430/1431 H-2009/2010 M telah dilantik, Minggu (28/2) di seketaritan HMI Cabang Yogyakarta. Pelantikan Pengurus Lapmi baru ini diharapkan mampu berperan dalam membangun kembali gerakan HMI Cabang Yogyakarta selama periode kedepan.

Danang Trihartanto Ketua HMI Cabang Yogyakarta mengatakan, Lapmi Cabang Yogyakarta diperiode terdahulu pernah mengalami masa kekemasan. Dimana pada masa tersebut karya Lapmi dengan media tabloid “ Warta Himpunan “ karyanya selalu dinanti dan ditunggu oleh semua orang karena mempunyai karakter media dengan pemikiran kritisnya. Oleh karena itu, kata dia, Lapmi dipengurusan baru ini setidaknya mampu menjadi wadah perubahan dan mengembalikan kejayaan Lapmi yang sebelumnya pernah ada.

“Selain itu setidaknya Lapmi Cabang Yogyakarta mampu menjadi media alternatif dari media-media yang telah ada, karena seperti saat ini terjadi, peran media masih tidak lepas dari peran pemilik modal, sehingga independensi media sebagai media pengontrol kurang berperan,” ujar Danag dalam sambutanya.

Selain Itu, Lutsfi Siswanto Direktur Lapmi Dimisioner berpesan pada pengurus Lapmi terpilih dengan mengatakan, Lapmi sebagai lembaga Pers HMI memang berperan sangat sentral terhadap apapun yang ada di HMI Cabang Yogyakarta untuk dapat diketahui semua eleman masyarakat. “Peran pentingnya Lapmi sebagai lembaga persnya HMI diharapkan dapat memotifasi pengurus baru untuk lebih menigkatkan profesional dalam bekerja,” tegasnya.

Hal senada juga diugkapkan Directur Lapmi terpilih Muhammad Ismail. “Lapmi tidak akan bisa berjaya jika tidak adanya peran dan dukungan dari semua pihak yang ada tingkat HMI Cabang Yogyakarta,” ujarnya. Untuk itu, kata dia, bagi kader HMI yang menyukai jurnalistik bisa ikut bergabung dan belajar bersama dalam wadah Lapmi.

Selain Pentikan, HMI Cabag Yogyakarta juga memperkenalkan web HMI Cabang Yogyakarta baru dalam situsnya www.hmijogja.org. Adanya web baru ini diharapkan dapat menjadi media alternatif khususnya dalam menjadikan HMI lebih maju dan terdepan. (M.Ismail).

Pengurus Lapmi Cabang Yogyakarta 2009-2010:

Direktur : Muhammad Ismail

Seketaris : Yoko Astagini

Pemimpin Redaksi : Novia Mardhatillah

Reporter : Uli Febriani



selengkapnya.....

LPJ SEMARANG TERASA DINAMIS



Pembahasan sidang pleno, dari pembacaan Tartib, Pemilihan Ketua Sidang Tetap telah dilalui dengan baik. Pergulatan dan perang argument terus berlanjut, Sidang demi sidang masih terus bergulir. Akhirnya, masuk pada detik-detik pembahasan Laporan pertanggungjawaban Cabang Semarang periode 1430 – 1431 H/ 2009-2010 M.

Kali ini adalah momen dimana harga diri dari kepengurusan HMI Cabang Semarang dipertaruhkan. Apakah diterima atau ditolak. Pasalnya, banyak evaluasi yang di sampaikan kader dari masing-masing komisariat yang tidak sepakat dengan apa yang di sampaikan pengurus Cabang. Pertanyaan dan jawaban adalah keniscayaan. Jadi, keterbukaan dari setiap kegiatan harus dipertanggungjawan.


Pembahasan Laporan pertanggungjawaban semakin memanas. Manufer pertanyaan antar kubu kian bergulir. Pembahasan tidak menemukan ujung pangkalnya. Lobi-lobi pun dilakukan. Untuk menuju satu hal. Yaitu kesepakatan. Akhirnya, detik-detik akhir keputusan, dari sembilan komisariat, delatan komisariat menyatakan menerima, dan hanya satu komisariat yang menolak. Pukul 21.15 WIB, akhirnya keputusan diambil. Pengurus HMI Cabang Semarang periode 1430-1431 H/2009-2010 M dinyatakan demisioner. Dengan catatan yang memuaskan. Yaitu Laporan Pertanggungjawaban diterima.

Agus Tohir, Ketua Cabang Semarang mengatakan “Sudah menjadi keputusan bahwa konferensi akan membuahkan hasil, baik itu diterima atau di tolak. Jadi, keputusan diterimanya Laboran Pertanggungjawaban HMI Cabang Semarang, adalah sebuah bentuk apresiasi kader HMI Cabang Semarang terhadap kinerja Cabang yang baik. Namun, yang terpenting adalah semoga kepengurusan yang akan datang dapat mengemban amanah dengan baik dan menjadikan HMI Cabang Semarang lebih maju dan berkualitas.

Selamat atas terpilihnya akhi SIndi Setyadi sebagai formaturiat HMI Cabang Semarang 1431-1431 H

Muhammad Hanafi

Direktur LAPMI HMI Cabang Semarang


selengkapnya.....

PEMENTASAN, BUDAYA DAN TEATER

Adanya kesadaran bahwa proses belajar dan pembelajaran adalah merupakan proses komunikasi membawa implikasi-implikasi yang sangat penting dan mendasar bagi penyelenggaraan dan pelaksanaan serta hakikat proses belajar dan pembelajaran itu sendiri. Selain itu, kegiatan komunikasi juga dilakukan atau diperlukan oleh manusia karena manusia tidak dapat selamanya memperoleh pengalaman langsung (firsthand experiences) didalam hidupnya karena adanya keterbatasan dalam waktu, biaya, sarana dan prasarana dan sebagainya. Oleh sebab itu seringkali kita hanya dapat memperolehnya melalui pengalaman tidak langsung (secondhand atau vicarious experiences) yang kita dapatkan dengan jalan membaca, mendengar, melihat gambar dan sebagainya.

selengkapnya.....

24 Februari 2010

Kader dan "Guardian" Konstitusi HMI

(HMI-ICM) Musuh utama kebenaran bukanlah institusi-institusi dari pembawa kebenaran tersebut seperti lembaga, negara ataupun ritus-ritus kebenaran, tapi adalah "ketersembunyian" dan "ketertutupan" (Martin Heidegger). Apa sebenarnya pesan dibalik kata-katanya tersebut secara filologi ia ingin mengatakan bahwa seringkali kita menggap musuh kita yang paling jelas adalah institusi-institusi pembawa kebenaran-kebenaran. Pada hal jauh secara strutural musuh dari kebenaran adalah ketika ada yang di sembunyikan atau ketertutupan pada kebenaran itu sendiri. Ketersembunyian dan ketertutupan ini orang sering menggap itu adalah "kesalahan" sebagai oposisi biner dari kebenaran padahal bukan itu yang dimaksudkan dengan keduanya, yang dimaksudkan Heidegger dengan ketersebunyian dan ketertutupan dalam arti sebenarnya


Sebuah kebenaran mungkin juga tidak selamanya akan benar mungkin juga salah, tapi ketersembunyaian dan ketertutupan adalah bentuk "penghianatan pada kebenaran" karena ia walaupun ia berada dalam struktur kebenaran namun ia secara diam-diam, ia menjadikan sebuah kebenaran tidak lagi menjadi kebenaran yang sesungguhnya. Selain itu ketersembuayian dan ketertutupan juga merupakan bentuk "manipulatif kebenaran" yang membuat suatu kebenaran bisa menjadi sesutu yang arbiter bahkan menjadi paradox karena disatu sisi ia bisa mejadi "kebenaran" namun disisi yang lain ia menjadi "kesalahan".

Beberapa ilustrasi di atas tentunya ini menjadi gambaran bagaimana sebenarnya kita sebagai kader HMI tidak perlu membuat ketersembunyian dan ketertutupan pada kebenaran dalam organisasi ini, bisa dikatakan ini adalah sebuah bentuk penghianatan pada kebenaran. Sudah terlalu banyak ketertutupan dan ketersebunyian dalam negara ini di HMI kita diajarkan untuk belajar mengatakan yang sebenar-benarnya tentang suatu kebenaran, bukan manipulatif-manipulatif dari kebenaran untuk mendapatkan apa yang kita inginkan dalam pencapaian cita-cita HMI. Sebagai organisasi yang cukup berumur kita sudah banyak belajar tentang bentuk-bentuk penghianatan dalam organisasi ini ataupun di negara ini akankah kita menambah penghianat-penghianat baru kedepannya. Bentuk kebenaran yang kita punya mungkin hanya konstitusi yang merupakan buat manusia yang memiliki kurang dan lebihnya, tapi sebagai organisasi yang menjujung kebenaran kolektif yang kita rumuskan bersama tentu saja ini tidak boleh dihianati oleh kader HMI sendiri.

Setiap kader adalah "Guardian" Konstitusi HMI, ini sebagai konsekwensi logis ketika masuk dalam organisasi ini mungkin itu berat dan memaksa. Tapi sebagai mana kata Satre "Manusia bertanggung jawab dengan Eksistensinya sendiri, setiap eksistensi yang dilakukannya cepat atau lambat akan berpengaruh pada eksistensis orang lain". Apa lagi kita telah terikat pada kostitusi kita, ini akan membuat kita akan semakin lebih berhati-hati lagi pada setiap tindakan kita karena setiap tindakan kita adalah cermin sejauh mana kita telah mengamalkan konstitusi kita. Sehingga tidak perlu ada penghianatan pada konstitusi kita ini kepada setiap kader, karena ini sama saja kita menghianati eksistensi kita sendiri dalam organisasi ini. Tanggug jawab yang lain selain kita bereksistensi dalam kostitusi HMI, tentu saja kita sebagai kader kita juga harus menjaga konstitusi dari bentuk penistaan apapun juga sebagai kader kita tidak bisa tinggal diam ketika konstitusi sebagai kristalisasi gagasan kita bersama sebagai kader dihianati oleh siapapun juga termasuk kader kita sendiri. Tugas kita adalah saling mengigatkan sesama kader bersama-sama menjaga dan mempelajarinya dengan penuh tanggung jawab. Ini sebagai bentuk janji kita menjaga eksistensi organisasi ini sampai kapanpun juga.

HMI akan tetap ada sebagai organisasi yang eksis, selama setiap kadernya menjaga konstitusinya, karena hanya inilah bentuk ikatan kita yang utama dalam organisasi ini. Tanpa konstitusi kita akan terpecah belah dalam eksisitensi kita masing-masing, sehingga tidak ada lagi "himpunan" dalam organisasi ini yang ada hanyalah individu-individu tanpa ikatan yang tidak jelas baik secara ideologi maupun visi dan misi (cita-cita). Satu lagi bentuk simbolis yang harus kita pahami adalah bentuk simbol/lambang HMI yang berbentuk "perisai" dari zaman dahulu perisai adalah lambang/berarti "perlindungan" apa arti itu bagi setiap kader. Artinya bahwa sebagai kader HMI kita harus terus menjaga HMI sampai kapanpun tidak terkecuali dengan yang ada didalamnya termasuk konstitusi, sehingga bagi siapa saja baik kader maupun bukan,. baik ia pemimpin HMI ataupun kader baru siap saja yang mencoba mengingkari segala kebenaran dengan menjadikanya tersembunyi atau tertutupi kita pantas untuk bertindak dan menggugatnya sebagai bentuk kita menjaga eksistensi HMI.

selengkapnya.....

23 Desember 2009

PANDUAN MEMBUAT BLOG, EMAIL DAN FACEBOOK



Salam perjuangan temen2.
Dengan ini pihak redaksi berusaha menerbitakan dalam bentuk elektronik buku
Karena media cetak sangat mahal.
Maka dari itu segera download.
ini panduan membuat blog bagi pemula.
Hanya dengan 1 jam dilayar komputer anda dijamin bisa membbuat blog.
Di dalamnya dibuat materinya secara step by step.
Selain pembuatan blog juga di tambah dengan pembautan alamat email dan facebook.
Silahkan bagi temen-temen yang ingin mendownloadnya.
Ingat ini hanya usaha saya untuk menyebarkan ilmu pengetahuan kepada sesama.
Jika ada kesalahan mohon maaf.
Kami atas nama redaksi hanya bisa berpasrah diri dan berusaha selalu
Silahkan Klik link dibawah ini:

DOWNLOAD



selengkapnya.....

13 Desember 2009

Konsolidasi Pra Raker

(HMI-ICM, Jogyakarta) This is it, Setelah lama beristirahat pasca pelantikan bulan lalu pada tanggal 9/12 Pengurus HMI Badko Inbagteng siap melakukan kerja dan meneruskan estafeta amanah yang diberikan pengurus yang lama. Pada hari itu agenda yang ingin kami laksanakan adalah Rapat Konsolidasi Pasca Raker tujuan dari kegiatan tersebut adalah yang pertama, Silaturahmi antar pengurus; yang kedua, Shering bersama tentang beberapa program yang ingin di sampaikan dalam Rapat Kerja. Pada Rapat tersebut, dihadiri oleh Ketua Umum, Sekretaris Umum, Bendahara, Bidang Kastrat, Bidang Media dan Informasi (Bidang Perkaderan pada saat itu izin). Rapat itu diadakan di Fakulatas Hukum Universitas Islam Indonesia.

Beberapa hasil dari rapat itu adalah adanya kesepakatan bersama bahwa dikarenakan Pengurus Badko HMI Inbagteng masing-masing saling berjauhan dan memiliki kesibukan masing-masing maka kami bersepakat membangun komunikasi via cyber. Bentuk komunikasi tersebut adalah seperti Rapat koordinasi setiap minggu untuk tetap menjalin silaturahmi dan juga sharing tentang permasalahan organisasi. Kemudian hasil yang lain adanya kesepakatan tentang pembagunan unit usaha bagi HMI Badko Inbagteng namun bentuk usahanya menunggu Rapat koordinasi berikutnya. Rapat tersebut berlangsung dari pukul 22.30 hingga pukul 02.30, harapanya segala yang kita hasilkan pada saat itu akan menjadi cahaya yang cerah menyinari Perjalanan HMI kedepan, sebagaimana cahaya mentari yang selalu setia menyinari bumi tanpa lelah, serta tidak lupa kita selalu butuh bantuan dan mohon doa kepada seluruh kader HMI.



selengkapnya.....

09 Desember 2009

Pelantikan Badko Inbagteng 2009-2011

Pembelajaran sudah dimulai kembali oleh Pengurus HMI Badko Inbagteng yang baru, berangkat dari pelantikan Badko pada tanggal 7/11 Jepara. Proses pelantikan ini di hadiri oleh Ketua PB HMI dan ia sekaligus melakukan pelantikan terhadap pengurus HMI Badko Inbagteng. Sebelum dimulainya pelantikan acara didahului dengan Stadium General yang mengangkat tema ”Pemberdayaan Ekonomi Umat,Upaya Menuju Kemandirian Bangsa” sebagai pembicara PB HMI (M.Chozin Amirullah), Drs. Ahmad Mujahid, Pemda Jepara. Lebih jelasnya kita akan menyertakan TOR diskusi tersebut. Banyak harapan dan pembaharuan yang akan terjadi dalam pengurusan ini kita mohon doa restu.


selengkapnya.....

20 Agustus 2009

PENGURUS BESAR HMI 2009-2011


Jajaran Pengurus Besar (PB) HMI telah dilantik pada Sabtu (18/7) di Gedung Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia, Depok. Berikut susunan Pengurus Besar berdasarkan Lampiran SK Nomor : 001/A/KPTS/06/1430 H.


Ketua Umum : M. Chozin Amirullah

Kornas KOHATI : Indra Deli Selang

Korps Pengader Nasional

Lembaga Kekaryaan
LAPMI : Busthomy Rifai
LEMI : Imam Affandi
LPKMI (Lembaga Pengkajian Kesehatan Mhs. Islam) : dr. Suhartono
LDMI : Dadang Hidayat
Institut Riset Nasional : Usman Taher

Sekretaris Jenderal : Achmad Ilyas
Wakil Sekretaris Jenderal : Ahmad TW Wibowo
Kepala Biro Administrasi dan Kesekretariatan : Burhanuddin Arifin
Sekretaris Eksekutif Komisi Poleknas : Maskoen Maulana Djati
Sekretaris Eksekutif Komisi Ekonomi : Muhammad Arif Ardi
Sekretaris Eksekutif Komisi Hukum & HAM : Rezekinta Sofrizal
Sekretaris Eksekutif Komisi Pemuda dan Mahasiswa : Herman
Sekretaris Eksekutif Komisi Pendidikan : Giyanto
Sekretaris Eksekutif Komisi Pemb. Aparat & Organisasi : Naning Hidayah
Sekretaris Eksekutif Komisi Hub. Internasional : Warijan
Sekretaris Eksekutif Komisi Lingkungan Hidup : Bohari

Bendahara Umum : Daimah Fatmawati
Bendahara Bidang Fundraising : Hannisa Rahmaniar H


Ketua Komisi Politik : Irvan Af Duriatnata

Bidang Kajian Politik Nas. : M. Abul Hasan
Staff : Abdullah Manarai
: Arman Yamin

Bidang Hub. Parpol : R.Moh. zamzami
Staff : Hari Yanto
: Bakhtiar Ali Rambangeng

Ketua Komisi Ekonomi : Ayib Rudi
: Wahyudi
: Ika Yuliani Wijayanti
: Lukman Hakim
: Sita Rahmi
: Nurul Hayat

Ketua Komisi Hukum dan HAM : Adhel Setiawan

Bidang Kajian Undang-undang : Ardi Manto
: Nurmawati Wahid

Bidang Advokasi Masyarakat : Muhyidin
Staff : M.Irji Matdoan

Komisi Kepemudaan dan Kemahasiswaan : Samsul Rizal U.K

Bidang Hubungan Intra Kampus : Dwi Denny Apriliano
Staff : Suryo Albar
: Ibrahim Dahlan

Bidang Hubungan Ekstra Kampus : Rohmi Hartarto
Staff : Subhan Agung

Komisi Pendidikan : Elif Fitriah
Bidang Pendidikan Formal : Alfi Rudiman
Staff : Rosyidin

Bidang Pendidikan Non-formal : Acim Sulasman
: Nursyam Rahman
Staff : Zulaikho
: Nurul Adjib

Komisi Pengembangan Aparat/Organisasi : Muhammad Alhakam
Bidang Konstitusi HMI : Akhlis M. Salisa
Staff : Humaidi

Bidang Pembinaan Cabang : Muhajir
Staff : Sutyasno Lahiya
: ST Hazrul

Komisi Hubungan Internasional : Imam Subhan
Bidang Hubungan ASEAN dan Asia : Hamka Herman
Staf : Syarif

Bidang Hubungan Timur Tengah : Muhammad Yusuf
Staf : Wahyudin Noe
: Abdullah Mukarram

Bidang Hubungan Amerika-Australia-Eropa : Ahmad Romadhoni
Staf : Nilo Suseno
: Ginanjar M.Cahya P.

Bidang Beasiswa : Jantu Sukmaningtyas
Staff : Sunarimo Darmaji

Komisi Lingkungan Hidup : Hery Ismanto
Bidang Sumber Daya Kehutanan : Iswan Iswanto
: Jumharis
Staff : Esti R Satiti

Bidang Sumber Daya Mineral dan Pertambangan : Makmuralto
Staff : Budhi Harto

Bidang Sumber Daya Pertanian : Erdiansyah
Staff : Kartika Yulisa

Bidang sumber daya maritim : Dasuki
Staff : Moh. Tolha


selengkapnya.....
Designed by - alexis 2008 | ICM