SLEMAN, - Pengurus baru HMI Cabang Sleman menyatakan siap untuk memimpin roda organisasi yang bagaikan kapal yang tidak ingin hanya berhenti di dermaga.
Selamat atas pelantikan HMI Cabang Sleman semoga dapat menakodahi untuk tercapainya masyarakat yang di Ridhoi Allah.
Internal Download
Jurnal Ilmiah Gratis
General
Ta'aruf
Ketua Umum:
Ahmad Khoirul Umam
Sekretaris Umum:
Puji Hartoyo
Bendahara Umum:
Mashur Romansyah
Bidang Perkaderan:
- Muammar Taufiq (Koord)
- Nur Aminah
- Slamet
- Andi Sulistiyanto
Bidang Kajian Strategis:
- Arfianto Purbolaksono (Koord)
- I Fudhan Putra Arno
- Supriyadi
- Tamrin
Bidang Media dan Informasi:
- Maududy Ary (Koord)
- Dimas Satrio Budi Utomo
- Lukni Maulana
News Update
Islamic Calendar
Agenda
25 April 2010
PELANTIKAN CABANG SLEMAN
Diposting oleh Redaksi Inbagteng Cyber Media di 15.56 0 komentar
Label: INFO
PERBANDINGAN HUKUM PERCERAIAN ANTARA INDONESIA DAN PAKISTAN

Oleh: MUhaz Ali Jidzar
(Sekretaris Umum HMI Cabang Semarang)
Pernikahan adalah rahmat dan nikmat dari Allah subhanahu wata’ala, yang dengan pernikahan itu manusia merasakan kasih sayang, kedamaian, kelembutan dan nikmatnya kehidupan. Namun di sisi lain tidak setiap orang yang membina rumah tangga akan mendapatkan apa yang tersebut di atas. Bahkan hampir dipastikan bahwa setiap rumah tangga akan menghadapi berbagai problem, keretakan dan gesekan yang dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga. Masalah rumah tangga terkadang dapat diatasi dan diselesaikan dengan baik, namun terkadang sangat sulit diselesaikan sehingga semakin hari semakin besar dan berlarut-larut dan tak jarang yang akhirnya berujung dengan perceraian.
Maka merupakan nikmat dan rahmat dari Allah subhanahu wata’ala juga, bahwa manusia tidak dibebani oleh Allah dengan sesuatu yang dia tidak mampu memikulnya. Oleh karena itu ketika kehidupan rumah tangga yang tadinya merupakan nikmat telah berubah menjadi bencana, prahara dan bahkan seperti neraka maka talak bisa jadi merupakan rahmat yang dapat membebaskan suami istri dari prahara tersebut.ni jika suami istri memandang bahwa permasalahan sudah menemui jalan buntu dan kedua belah pihak atau salah satunya benar-benar sudah menghendaki perpisahan. DOWNLOAD FILE PENUH
Diposting oleh Redaksi Inbagteng Cyber Media di 15.47 0 komentar
Label: Inbagteng
08 April 2010
SIMBOL-SIMBOL SEMESTA KEPEMIMPINAN
Jika dicermati pertanyaan itu sangat sederhana, namun ketika dirasakan begitu sulit untuk menjawab. Kesederhanaan pertanyaan dan begitu lugu, kalau orang mengangap pertanyaan itu sebagai sebuah keanehan. Karena hal tersebut merupakan eksistensi dirinya yang semesti ia sadar akan status dirinya
Sejatinya fitrah manusia terlahir ke dunia mendapatkan fungsi eksistensi untuk menjadi pemimpin hal ini sudah di isyaratkan sang khalik dalam kitab suci al-Qur’an. Eksistensi kepemimpinan manusia berupa amanah untuk menjadi khalifah di bumi. Hal ini mengisyaratkan peran manusia untuk menjaga dan memakmurkan bumi. Mengapa harus menjadi pemimpin dibumi, sebab tidak ada yang sanggup menerima mandat dari Allah untuk menjaga kedamaian semesta selain manusia.
Jin, setan, hewan dan malaikatpun tunduk kepadamu. Itulah peran terbesar manusia, sehingga manusia tidak harus berbangga diri menjadi khalifah dan ketundukan mahluk lain. Tapi dapat memikul amanah tersebut sebagai mahluk yang diberi kelebihan akal pikiran yang tidak diberikan kepada mahluk lain.
Anehnya kenapa menjadi khalifah dibumi. Ada sebuah pesan bahwa manusia tercipta dari al-Alaq (tanah), turab (lumpur), sari pati tanah dan air mani. Manusia tersusun dari partikel-pertikel dan zat bumi. Sehingga manusia memiliki jati diri simbol bumi, karena bumi terdapat dua belahan air sebagai lambang kehidupan dan tanah sebagai telapak kaki keseimbangan gravitasi. Keseimbangan dan kehidupan itulah pertautan diri manusia sebagai sebuah komponen yang utuh.
Itulah kiranya, kapan manusia layak menajdi pemimpin yakni ketika manusia sudah waktunya menghirup udara dunia. Namun itu hanya membincang pemimpin dari segi perannya, belum lagi membincang fungsi.
Dalam berkehidupan dimasarakat itulah yang akan menjadikan status mengapa menusia layak menjadi pemimpin. Hal ini terkait dengan fungsi manusia sebagai mahluk sosial yang berhubungan langsung dengan komunitasnya.
Eksistensi kepemimpinan di masyarakat inilah yang memetakan mengapa manusia layak menjadi pemimpin. Seolah kata pemimpin menjadi sempit yakni menjadi pemimpin organisasi, masyarakat bahakan presiden. Padahal ketika ia menjadi presiden, gurbernur maupun ketua organisasi itu hanya sekedar fungsi kepemimpinan.
Munculaya seorang pemimpin bukan sekedar tiba-tiba hadir, akan tapi memang mereka ada dan diadakan dalam kurun waktu yang tidak dapat ditentukan. Dalam ranah fungsi, manusia di didik untuk menjadi pemimpin dengan cara berorganisasi. Sebab organisasi merupakan adalah salah satu kawah condrodimuko atau tempat pengodokan untuk siap memimpin. Organisasi menjadi basis pencetak sosok pemimpin yang memiliki jiwa kesatria memiliki ketahanan mental dan pola pikir yang inovatif serta kritis.
Organisasi mengajarkan kekuatan kerjasama, karena di dalamyna terdapat berbagai macam karakter dan bahkan kepentingan dalam konteks kemuskilan diri. Di situlah muncul perbedaan bukan atas kepentingan individu atau kelompuk tapi atas satu visi bersama untuk mewujudkan kesadaran mencapai tujuan bersama (common purpose) demi tercapainya iklim yang dinamis.
Kesadaran visi kepemimpinan (unity of commond) harus dimiliki tiap mereka yang memiliki jiwa ksatria. Hal ini untuk menjadi poros kebersamaan dalam hal sense of belonging and sanse of responbility. Namun hal yang paling mendasar dan sangat mendesak adalah kreatifitas konflik, intern kebijakan dan dinamisasi struktural atas perbedaan yang akan muncul dalam wadah kejamaahan.
Di situlah tempat manusia menjadi pemimpin baik organisasi kepemudaan, mahasiswa, kemasyarakatan, sekolah maupun ikatan remaja. Seperti ungkapan diatas itu hanya sebagai batas fungsi kepemimpinan.
Fungsi kepemimpinan memunculkan berbagai macam kepentingan sehingga seolah-olah kata “pemimpin” menjadi suatu yang nikmat, memiliki kedudukan tinggi dan mendapatkan nilai kewibawaan. Sehingga para manusia sibuk untuk mempersiapkan dirinya untuk menjadi pemimpin.
Bakan anehnya mereka saling berebut untuk menjadi pemimpin. Jika dipandang memang terbayang bahwa menjadi pemimpin itu seperti duduk di kursi yang tinggi dan memiliki prajurit-prajurit yang siap digerakan dan diperintah.
Sehingga kata kepemimpinan menjadi istilah yang sangat sempit. Padahal itu hanya sebatas fungsi dirinya menjadi orang di masyarakat. Sungguh aneh kirannya seseorang berebut untuk menjadi pemimpin dan bahkan menghalalkan segala cara untuk mendapati tampuk kepemimpinan, padahal setan, jin dan malaikat menolak untuk menjadi pemimpin. Namun enak sekali ya, jika menjadi pemimpin hanya sebatas fungsi he he he.... Terserah inilah simbol semesta kepemimpinan.
Bertanggung jawablah atas dirimu, setelah mampu cobalah bertanggung jawab atas orang lain dan memainkan tanggung jawab bukan di permainakan tanggung jawab. Saatnya engkau memimpin..!
Lukni Maulana
Semarang, 30/03/10
Hotel Patra Covention
Debat Kandidat Calon Walikota Semarang
(Anis, Bambang Raya, Harini, Farchan dan Soemarmo)
Diposting oleh Redaksi Inbagteng Cyber Media di 20.01 0 komentar
Label: Opini
06 April 2010
SEMINAR DAN PELANTIKAN PENGURUS HMI CABANG SEMARANG PERIODE 2010-2011 M
Dengan tema,“ Resolusi Tata Ruang Kota Semarang antara Kebijakan Pemerintah dan Nasib Kaum Mustadz’afin ”
Acara tersebut akan dilaksanakan pada:
Hari/ tanggal : Ahad, 11 April 2010
Waktu : 10.00 s/d selesai
Tempat : Aula IKIP PGRI Semarang
Diharapkan kepada seluruh kader, simpatisan dan seluruh masyarakat yang sangat menghargai perkembangan tata ruang kota untuk bisa menghadiri demi rasa persaudaraan untuk kemandirian bangsa.
Sekian dan terima kasih semoga menjadi jalinan ikatan silatuhrahmi.
Diposting oleh Redaksi Inbagteng Cyber Media di 11.24 0 komentar
Label: INFO
LK 1 dan Pelantikan HMI Cabang Surabaya
Setiap kader adalah roda bergulirnya suatu peradaban. Semoga kader-kader di wilayah Surabaya ataupun ekxstrinier LK1, mampu menjadi mujtahid yang mampu memeperjuangkan perannya sebagai mahasiswa dan mahluk sosial pada umumnya.
Begitu juga pengurus baru HMI Cabang Surabya mampu menjadi pioner keberlangsungan untuk turut bertanggung jawab atas tatanan masyarakat yang di ridho Allah. Dapat emngemban amanah sebagaimana mestinaya dan mampu mengamalkannya sebagai bentuk kebajikan publik.
Diposting oleh Redaksi Inbagteng Cyber Media di 11.20 0 komentar
Label: INFO
13 Maret 2010
HMI Inbagteng Bersuara di TVRI "Aksi Mahasiswa Yang Damai"
(HMI-ICM) Pada Hari Selasa, 8/03/2010 Puji Hartoyo Selaku Sekretaris HMI Badko Inbagteng di undang oleh TVRI Yogyakarta. Dalam acara "Dialog Publik" yang bertemakan Menggagas Aksi Mahasiswa Yang Damai, pada saat itu hadir sebagai panelis kedua, Ari Sujito Sosiolog yang juga Dosen UGM. Dalam perbincangan yang cukup hangat sekitar 60 Menit. Puji Hartoyo mendapatkan kesempatan pertama untuk berkomentar, "fenomena aksi Chaos antara mahasiswa dengan aparat keamanan, jika kita flashback ditahun '66 aksi tritura, tahun '74 yang kita kenal dengan peristiwa "Malari" dan reformasi '98 dimana aksi-aksi tersebut telah banyak memakan korban di pihak mahasiswa, sehingga dinamika aksi demonstrasi masa kini yang berujung hingga kerusuhan itu sesuatu yang dapat dipahami". Ari Sujito menambahkan "Demostrasi adalah sebuah Penggalangan masa, sehingga sangat dimungkinkan dari sekumpulan masa dapat sewaktu-waktu terjadi konflik karena disebakan heroisme masa yang terkadang sulit untuk di kontrol oleh Perangkat aksi". Moderator mencoba menarik pada fenomena aksi yang ada sekarang seperti kasus yang ada di Makasar, mengapa sampai terjadi kericuhan.
09 Maret 2010
Rapat Koordinasi Cabang
Dengan ini kami mengundang kepada cabang-cabang di wilayah Indonesia Bagian Tengah untuk dapat menghadiri acara Rapar Koordinasi Cabang.
Acara tersebut akan di laksanakan pada:
Hari/tanggal : Kamis, tanggal 11 Maret 2010
Jam : 13.00 WIB
Tempat : Cabang Wonosobo
Agenda : Konsolidasi Antar Cabang
Semakin kita berfikir dan terus berfikir maka pikiran itu hanya menjadi buah pikiran. Maka dari kosolidasi antar cabang di tingakatan wilayah indonesia bagian tengan sebagai sebuah prespektif untuk menemukan buah pikiran yang dapat membangkitan semangat kebersamaan demi terwujudnya tatanan perjuangan dan perkaderan.
Oleh karenanya mari bersama-sama menjalin tali keakraban yang dapat mempersatukan untuk menemukan langkah startegis demi HMI ke depan.
Diposting oleh Redaksi Inbagteng Cyber Media di 18.44 0 komentar
ANTARA HMI, ORGANISASI DAN ORANG TUA
(Mantan Sekretari Umum HMI Cabang Semarang Periode 2008-2009)
Dalam menjalani HMI atau bahkan baru memulai (proses), banyak dari kaita yang punya kendala dari orang tua. Kebanyakan orang tua menghendaki kuliah anaknya tidak terganggu oleh apapun, termasuk organisasi. Niat beliau rata-rata memang menginginkan kuliah sebagai jaminan kerja dimasa depan. Hal ini tidak sepenuhnya salah kita, karena memang konstruksi sosial kita memaksa untuk bersikap seperti itu.
Kalau sudah dipikirkan dari sekarang, itu telah menjadi tujuan. Saat ini anggap saja kuliah sebagai salah satu ’amr yang mesti kita tunaikan. Perkara akhirnya seperti apa dan jadi apa, lakoni saja suka dan dukanya. Dalam konteks ini sebanding dengan melakoni HMI anggap sebagai salah satu ’amr. Bagaimana bila akhirnya benturan antara HMI dangan kuliah. Nah disinilah menariknya, dimana manusia di uji untuk mengambil keputusan orang lain hanya berhak sumbang saran. Keberanian merangsang resiko pada keputusan diri adalah luar biasa. Disitulah mulianya keputusan yang sungguh dan mantap, salah pahala 1 dan 2 menarik bukan!
Tempat kreatifitas mesti dipompa yang penting pertama itu dulu jangan memberi stigma pada orang tua. Sangat logis bila didalam keluarga ada arah yang sejalan tapi pasti akan ada gesekan atau bahkan tubrukan, contohnya para orang tua saat ini memang memaknai organisasi sebatas sebagai kegiatan bukan sebagai sebuah perjuangan. Bahkan sebagian kitapun masih memaknai seperti itu. Sedemikian sehingga kewajiban berjamaan dalam perjuangan (organisasi) bukanlah mempunyai makna sebagai kewajiban tetapi hanya sebuah sambilan dari aktifitas yang dianggap utama, kuliah. Ketika saat pasca kuliahpun, berjamaan dalam perjuangan masih sebagai sambilan dari kesibukan kerja dan berumah tangga. Itupun kalau sempat dan hal ini memanga cukup berat.
Di HMI serbenarnya kita berharap mampu meluruskan niat hidup kita ada contoh sematik antara melempar dan memukul. Tentu amat beda antara sandaran dan alat. Bila masih ada suatu mahluk yang jadi sandaran, mka ia harus dilempar karena dia hanya butuh alat untuk menjadi sandaran yang tepat, apalagi kalau bukan sang khalik. Telah banyak sejarah jatuh bangun para kadernya dalam upaya menyamakan persepsi dengan rumah. Banyak yang akhirnya menyerah, tidak sedikit pula yang sukses dan tentunya tidak begitu saja menerima hasilnya, banyak suka duka yang mesti dijalani dan dimaknai.
Walau akhirnya mereka DO, tidak jadi PNS, rumah masih ngekos semuanya menjadi ujian. Tentu Allah akan membuka pintu hati orang-orang terkasih di sekitar kita, di keluarga yang paling utama adalah kebahagiaan untuk kedua orang tua.
Terima kasih ayah dan ibu, doa dan cinta padamu isdya Allah selalu teriring dalam langkah kami, dan doa ridhomu tak henti kami harap senakal apapun diri kami maafkan.
Memang kehidupan adalah pilihan, hidup adalah perjuangan perjalanan yang penuh koskwensi. Tidak ada yang dapat dipungkiri di dunia ini. Semuanya penuh dengan berbagai macam alasan, tetapi bagaimanapun hidup ini adalah pilihan. Tidak ada niat sedikitpun dari kamu menyakitimu, tidak menghormatimu, kami hanya berlatih mengasah keyakinan dan berlatih mengambil keputusan serta berlatih menanggung resiko suka dan derita doakan kami untuk tidak menyerah.
”Semoga Allah meridhoi. Amin”
”Di didikasikan untuk kedua orang tuaku dan adik-adik kader HMI Semarang”
Diposting oleh Redaksi Inbagteng Cyber Media di 18.38 0 komentar
Label: Refleksi
Free E-Book Download
----------------------------------------
E-BOOK JURNALISTIK
----------------------------------------
E-BOOK PERKADERAN II (New)
----------------------------------------
Ahlan Wa Sahlan
Sugeng Rawuh
Selamat Datang
di
HMI Inbagteng Cyber Media
Himpunan Mahasiswa Islam
Badan Koordinasi
Indonesia Bagian Tengah
e-mail : hmiinbagteng@yahoo.com
Milis: hmiinbangteng@yahoogroups.com
Join Us !
Selamat bergabung
Yakin Usaha Sampai
Bahagia HMI...
District
Karangkajen MG III/966
Yogyakarta 55153
Telp. (0274) 6567900
e-mail: hmijogja@hotmail.com
:: HMI Cabang Sleman
Jl. Kaliurang Gg. Kinanti 11 A
Barek, Sleman,Yogyakarta
Telp. (0274) 566003
HP. 081328209351
e-mail: hmisleman@yahoo.com
:: HMI Cabang Purworejo
Baledono Singodranan RT 01 RW 06,
Purworejo, HP. 085228308649
e-mail: hmimpo_pwrejo@yahoo.com
:: HMI Cabang Purwokerto
Jl. Riyanto No.42 RT.02 RW.01
Sumampir, Purwokerto
Telp. 082892880599
e-mail: hmimpopwt@yahoo.com
:: HMI Cabang Wonosobo
Wisma Idaman Kemiri RT: 5; RW: 1
Sukorejo, Mojotengah,
Wonosobo 56351
Telp. 081227488335
e-mail: hmi_sobo@yahoo.com
:: HMI Cabang Semarang
Jl. Sri Rejeki Utara VII No. 4 RT: 3; RW: 1
Kalibanteng Selatan, Semarang Barat, 50149
Telp. 081326007674
e-mail: hmimpo_smg@yahoo.com
:: HMI Cabang Jepara
Jl. Masjid Rt. 02 Rw. 05
No. 31 Dukuh Wonosari,
Tahunan, Jepara
Telp. 085226300459
e-mail: hmimpojepara@yahoo.com
:: HMI Cabang Malang
Jl. Magelang No. 1, Malang
Telp.085645468552
e-mail : hmi_cabangmalang@yahoo.com
:: HMI Cabang Jombang
Tebuireng gg. 5 no. 67 RT. 01/10
Cukir, Jombang 61471
Telp. 0815-20997474
e-mail: mpojombang@plasa.com
:: HMI Cabang Surabaya
Jl. Jemur Wonosari Lebar 169
Darul Arqom 18 C
Wonocolo-Surabaya
Telp. 081803215785
e-mail: hmicabang_surabaya@yahoo.com
:: HMI Cabang Pontianak
Jl. Tabrani Ahmad
Komp. Mandau Permai
Blok B 11 Pontianak,
Telp. 081522570792
(0561)-770455
e-mail : hmimpo_ptk@myquran.com

