20 Agustus 2008

Pemilu 2009

Manuver Politisi Menjelang Pemilu


Siapa yang tak kenal perilaku politisi tanah air kita. Sarat manuver penuh intrik dan selalu menghadirkan sensasi baru. Meski demikian perilaku itu dinilai lumrah di kalangan politisi. Ihwal hengkangnya beberapa politisi dari partai yang satu ke partai yang lain, bisa jadi bukan hal yang istimewa. Namun bila dikaji dari sudut pandang nilai dan etika, tentu akan menjadi hal yang tak biasa. Partai politik khususnya di Indonesia memang menjadi salah satu kendaraan untuk menuju kekuasaan. Parpol menjadi mesin politik untuk mewujudkan visi dan misi politik kelompok tertentu. Lepas dari itu semua, secara ideal parpol seharusnya menjadi mediator antara penguasa dan rakyat, antara pemimpin dan yang dipimpin. Parpol seharusnya meng-edukasi rakyat untuk lebih kritis terhadap penguasa dan terpenting parpol tidak menipu rakyat dengan ‘janji manis’-nya di saat menjelang Pemilu. Dengan demikian, politisi sebagai bagian tak terpisahkan dari partai politik seharusnya lebih mengedepankan fatsoen (etika) politik daripada hasrat berkuasa. Berikut kami kutipkan info terkait manuver politisi

Zaenal Ma'arif Banting Setir ke PD, PPP Tak Heran
Sumber : www.detik.com
Rabu, 20/08/2008

Jakarta - Mantan Wakil Ketua DPR dari PBR Zaenal Ma'arif mengundurkan diri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan menjadi caleg Partai Demokrat (PD). PPP merasa tidak heran dengan perilaku politik Zaenal itu.

"Kita sih biasa saja. Dulu pernah juga meninggalkan PPP, jadi enggak heran," kata Sekjen PPP Irgan Chairul Mahfiz kepada detikcom, Rabu (20/8/2008).

Irgan menambahkan, Zaenal sebelumnya pernah menjadi Ketua DPW PPP Jawa Tengah. Kemudian Zaenal masuk ke Partai Bintang Reformasi (PBR) dan kembali lagi ke PPP.

Irgan mengaku belum mendengar secara pasti meloncatnya Zaenal ke PD. "Jadi dia dulu dulu bermusuhan dengan SBY, sekarang gabung dengan SBY?" tanya dia.

Zaenal, lanjut Irgan, memang telah menarik berkas pencalegannya dari PPP seminggu yang lalu. Namun, dia tidak mengetahui alasan Zaenal batal mencalonkan diri menjadi anggota legislatif dari partainya.

"Ya saya nggak ketemu langsung. Pak Zaenal ke sekretariat bagian registrasi dan mengambil kembali berkasnya," ungkap Irgan sambil mengatakan PPP tidak akan membahas labih lanjut soal mundurnya Zaenal.

Caleg PPP sendiri, kata Irgan, total berjumlah 551 orang. Daftar caleg tersebut sudah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) semalam.(irw/nrl)


0 komentar:

Designed by - alexis 2008 | ICM